LAMBANG SATUAN YONIF 726/TML

ARTI LAMBANG SATUAN

BATALYON INFANTERI 726/TAMALATEA

 

ssss

GAMBAR

1.    Bintang bersudut lima; berlambang pancasila sebagai lambang/falsafah Negara RI, setiap prajurit membela dan mempertahankan pancasila. Bintang juga diartikan sebagai lambang  Angkatan Darat dipatri lima kebulatan tekat dalam sumpah Prajurit.

2.    Untaian padi 17 butir dan rangkaian bunga kapas 8 buah; melambangkan tanggal dan bulan proklamasi kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945.

3.    Pita bertuliskan Motto : “TAMALATEA” berarti “TIDAK PERNAH LAYU” mengandung arti:

a.       Tekad yang  kuat dan tegar untuk mencapai tujuan karena yakin akan kebenaran perjuangan.

b.       Tidak pernah getar dan luntur dalam menghadapi berbagai macam ancaman dan rintangan untuk membela dan mempertahankan hidupnya/dirinya.

4.    Lipan besar; merupakan salah satu dari binatang melata yang mempunyai sifat:

a.       Berada di berbagai tempat yang sanggup mempertahankan hidupnya/dirinya.

b.      Tidak akan mengganggu jika tidak diganggu.

c.       Berbisa dan merupakan senjata ampuh untuk menghadapi lawan.

d.       Lipan besar dimitoskan sebagai binatang keramat di daerah Kabupaten Gowa, Takalar dan Jeneponto karena kadang-kadang menampakkan dirinya dengan terbang dan berbahaya  pada malam hari.

WARNA

         Warna yang terdapat dalam lukisan Tunggul Yonif  726/Tml seluruhnya melambangkan sifat-sifat  kesatria yang terdiri dari:

1.        Merah melambangkan kejantanan dan keberanian.

2.        Putih melambangkan suci dan jujur.

3.        Kuning melambangkan kegemilangan dan kesegaran.

4.        Hitam melambangkan ketahanan dan ketekunan.

5.        Hijau melambangkan kesuburan dan kesegaran.

Kesimpulan Arti Lambang :

“Kesatria yang menunaikan tugas berani membela kebenaran, suci dan tenang menghadapi segala macam tantangan darimanapun datangnya, pantang mundur dan maju terus sampai cita-cita tercapai ”.

TUNGGUL BATALYON INFANTERI 726/TAMALATEA

ssssss

photo_2016-02-24_11-05-02

GAMBAR TUNGGUL YONIF 726

1.       Tunggul Yonif  726/Tml menggunakan mahkota yang sama dengan mahkota Tiang Pataka Kodam VII/Wrb.

2.      Mahkota melambangkan kewibawaan yang mempunyai sifat-sifat keluhuran Budi Pekerti, Arif bijaksana yang ihklas  yang terdiri dari 4 bagian berturut-turut dari atas ke bawah:

a.     Ayam jantan melambangkan:

1)      Keberanian dan keperkasaan.

2)     Hidup dalam kehidupan sambil mempertahankan kehormatan Bangsa dan Negara dari segala  ancaman gangguan dimuka bumi ini.

3)      Kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi.

b.    Bokor atau Bejana Kuning emas bagian atas bulat dan bagian bawah beralur 11 (sebelas) melambangkan: Bokor merupakan wadah dimana dipelihara,   dipupuk sehingga dapat digunakan setiap pimpinan bernaung di bawah Tunggul ini, senantiasa melaksanakan pembinaan 11 (sebelas) azas kepemimpinan.

c.     Bunga teratai dari (latus) melambangkan kesucian dan keteguhan:

1)       5 (Lima) helai kelopak yang diartikan Sumpah Prajurit.

2)       7 (Tujuh) helai kelopak  yang diartikan Sapta Marga.

d.    Kepala Tiang bulat dan beralur 8 (Delapan) diartikan menunjukkan kebulatan tekad serta  melaksanakan 8 wajib TNI.

LAMBANG KOMPI-KOMPI YONIF 726/TML

LAMBANG KOMPI MARKAS

1. MACAN

 SIPAKATAU yang berarti SALING MENGHARGAI

LAMBANG KOMPI A

2. SINGA

BARANI RI KONTU TOJENG yang berarti BERANI DALAM KEBENARAN

LAMBANG KOMPI B

3. BADAK

PADA SIRI’ yang berarti MALU BERBUAT KESALAHAN

LAMBANG KOMPI C

4. COBRA

MASEPU TENDRI SAU yang berarti KUAT TAK TERKALAHKAN 

LAMBANG KOMPI BANTUAN

5. BANTENG

A’BULO SIBATANG yang berarti SALING KERJA SAMA

.