SATGAS PAMRAHWAN MALUKU DAN MALUT YONIF 726/TML MELAKSANAKAN BERCOCOK TANAM UNTUK MENDUKUNG PROGRAM EMAS HIJAU

Wilayah Maluku dan Maluku Utara memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Sayangnya masih di beberapa  wilayahnya belum diolah secara maksimal, wilayah Maluku dan Maluku Utara memiliki tanah yang sangat subur dan cocok untuk pertanian maupun perkebunan, Pangdam XVI/Ptm Mayjen TNI Doni Monardo pada saat menyambut Satgas Pamrahwan Yonif 726/Tml menyampaikan bahwa program dari Kodam XVI/Ptm salah satunya yaitu program emas hijau, yang dimaksud dengan program emas hijau adalah dengan cara melakukan budidaya tanaman. Program tersebut yang bukan semata untuk melatih masyarakat dan pemuda untuk mengerti usaha budidaya tenaman, tetapi juga adanya upaya untuk mempersatukan tali silaturahmi antar beberapa desa yang sering berkonflik.

Dengan dibekali kemampuan di bidang pertanian, seluruh anggota Satgas Pamrahwan Yonif 726/Tml di wilayah Maluku dan Maluku Utara diharapkan dapat melatih masyarakat sekitar Pos tentang bagaimana cara bercocok tanam yang benar dan dapat membuahkan hasil yang maksimal, kegiatan bercocok tanam tersebut dimulai dari tiap-tiap Pos sehingga kegiatan tersebut dapat memberikan contoh bagi warga masyarakat di sekitar Pos, dengan cara seperti itu diharapkan masyarakat ikut dalam melaksanakan kegiatan bercocok tanam di sekitar rumahnya masing-masing.

Kegiatan bercocok tanam tersebut dapat menarik perhatian masyarakat yang berada di dekat Pos Satgas, di beberapa tempat sudah mulai mencontoh apa yang dilakukan atau dikerjakan oleh anggota Satgas Yonif 726/Tml dan diharapkan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara terus-menerus karena sangat bermanfaat bagi masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

Check Also

Kegiatan Kunjungan Kerja Dari Tim Wasev Sopsad Korum Satgas Yonmek TNI XXIII-N UNIFILl Libanon Di Mako Yonif 726/Tml.

pada hari Selasa tanggal 06 Oktober 2020 pukul 09.05 Wita telah tiba Kolonel Kav Drs. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.